Tips Mengelola Rumah Menjadi Rumah Ramah Lingkungan

Tanggal 22 April adalah hari bumi yang diperingati oleh orang-orang di seluruh dunia. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet tempat tinggal manusia yaitu Bumi.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap Hari Bumi ini, Anda dapat berkontribusi secara signifikan bahkan dari rumah karena ada batasan sosial seperti sekarang.

Misalnya dengan menata rumah menjadi rumah yang ramah lingkungan. Rumah ramah lingkungan atau populer disebut rumah ramah lingkungan, merupakan rumah yang didesain secara khusus dengan aspek-aspek yang dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Rumah ramah lingkungan juga dapat mempengaruhi gaya hidup penghuninya untuk lebih peduli terhadap lingkungan yang berkelanjutan.

Anda tidak perlu membongkar dan membangunnya dari awal, Anda cukup melakukan sejumlah aktivitas berdasarkan prinsip rumah ramah lingkungan. Seperti apa aktivitasnya, mari kita lihat beberapa poin di bawah ini;

Mendesain Ruang Terbuka Hijau

Keberadaan ruang terbuka hijau di kawasan rumah dikenal sebagai salah satu ciri penting rumah ramah lingkungan. Secara default, ruang terbuka hijau ini harus memiliki komposisi minimal 30% dari total luas rumah. Kegiatan pembuatan RTH relatif mudah dan dapat dilakukan secara mandiri.

Jika Anda memiliki area pekarangan, tempatkan sejumlah tanaman baik dengan cara ditanam langsung di tanah maupun di pot tanaman. Namun jika rumah Anda tidak memiliki komposisi yang ideal, ruang terbuka hijau dapat dibangun di atas atap (rooftop) atau dengan menata tanaman secara vertikal di pagar atau di dinding luar rumah (taman vertikal).

Maksimalkan Sirkulasi Udara & Pencahayaan Alami

Memanfaatkan kedua poin ini dengan baik dikenali sebagai cara sederhana untuk menjadikan rumah Anda sebagai rumah ramah lingkungan pada Hari Bumi di rumah Anda. Langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan sirkulasi udara yang baik adalah dengan metode pembersihan. Selain membersihkan jendela dan ventilasi dengan kemoceng atau penghapus, sebaiknya pastikan ventilasi berfungsi dengan baik.

Memaksimalkan pencahayaan alami pada pagi hingga sore hari berperan dalam memberikan nuansa ruangan yang cerah. Selain mampu menerangi dan menyehatkan ruangan dari bakteri dan virus, memaksimalkan pencahayaan alami juga merupakan salah satu bentuk penghematan energi yang baik untuk lingkungan bumi.

Mengelola Sampah Sampah

Tidak banyak rumah yang ditempati oleh masyarakat yang telah menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri dan padat. Padahal itu adalah rumah kategori mewah di kawasan elit. Tahapan pengelolaan sampah mandiri dengan konsep 4R (Reuse, Reduce, Recycle dan Replant) ini dikenal sebagai house label yang ramah lingkungan. Tujuannya sangat jelas yaitu meminimalisir resiko pencemaran udara dari bau sampah.

Dalam pengelolaan sampah mandiri dapat dimulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik di dua tempat penampungan yang berbeda. Selanjutnya, untuk metode pengelolaan sampah yang populer ini, Anda bisa membuat lubang biopori. Lubang biopori dapat menjadi wadah untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk organik. Selain itu, lubang ini memiliki peran sebagai daerah resapan air.

Apakah Anda butuh jasa desain rumah jakarta? Jika iya, bisa kunjungi tautan tersebut, hasilnya sangat profesional & puas dengan layanannya.