Tempat Makanan dari Bahan Stainless Steel, Berbahaya atau Tidak !?

Fakta Tentang Tempat Makanan Berbahan Stainless Steel

Di zaman yang serba kekinian dan instan ini, kita perlu jeli dan detail saat menentukan perlengkapan masak yang dipakai sehari – hari, kita perlu tahu ciri-ciri stainless asli atau tidak. Banyak sekali wujud perlengkapan dapur, tipe material, warna dan peranan berbeda – beda. Salah satunya yang terpopuler dan kerap dipakai menggunakan bahan stainless steel.

Perlengkapan masak stainless steel kerap digunakan karena karakternya yang anti karat. Disamping itu dengan penampilannya yang bercahaya, memberi kesan-kesan eksklusif dan classic bagi penggunanya.

Banyak perlengkapan dapur yang memakai stainless steel seperti panci, stok pots, gilingan mie, wajan, spatula dan lain – lain. Tipe stainless steel juga tidak sama. Karena itu, supaya lebih terang serta lebih mengenalinya, mari lihat informasi di bawah ini.

 

Definisi Stainless Steel

Ialah kombinasi dari besi, nikel dan chromium yang hasilkan baja anti karat ( stainless steel ). Karena memiliki kandungan senyawa besi, stainless steel harus mempunyai sekurang-kurangnya 10.5% kandungan chromium untuk menahan berlangsungnya proses korosi / karat.

Baca juga arikelĀ  : sifat dan karakteristik stainless steel

 

Tipe Stainless Steel Untuk Tempat Makanan

Serie 200

Stainless steel serie 200 memiliki kandungan chromium, besi, nickel dan tambahan manganese sejumlah 7%. Manganese memberi dampak ekonomis yang tambah murah tapi mengakibatkan jadi lebih rawan pada karat. Magnet akan gampang melekat pada serie ini.

Serie 200 termasuk food grade, jadi memang aman untuk makanan. Stainless steel serie 200 kerap dipakai untuk kabel listrik, perlengkapan makan, klem dan produk elektrik yang lain.

Serie 300

Berlainan dengan serie 200, Serie 300 mempunyai kandungan 18% chromium dan 8% nickel. Formasi ini kerap disebutkan 18/8.

Serie yang biasa dipakai ialah 304 dan 316. Serie 300 benar-benar bagus untuk perlengkapan masak karena karakternya yang tahan pada korosi / karat dan relatif gampang dibuat dibanding serie 200. Termasuk dalam kualitas food grade hingga aman untuk makanan dan magnet tidak dapat melekat.

Kecuali untuk perlengkapan masak, serie 300 sering dipakai di industri perkapalan, perikanan, arsitektur, advertensi, klinis dan lain – lain.

 

Serie 400

Pemakaiannya cukup terbatas, memiliki kandungan 17% chrome, 0% nickel dan sedikit elemen carbon.

Susunannya lebih keras tetapi cukup rawan pada karat. Serie tipe ini sering dipakai di produk – produk aliran pembuangan dan beberapa alat klinis untuk kepentingan operasi. Cuma beberapa kecil dipakai dalam perlengkapan masak. Magnet dapat melekat pada serie ini.

 

Penggunaan dan Perawatan

Stainless steel cookware

Saat sebelum dipakai pertamanya kali, cuci perlengkapan masak stainless steel sama air hangat dan sabun. Lantas lap dan keringkan. Supaya makanan tidak lekat, beri sedikit minyak atau mentega di atas wajan stainless steel saat sebelum dipanaskan.

Jauhi pemakaian steel wool ( busa / wool pembersih piring dari logam ) untuk menghindar guratan. Bila harus memakai spatula dari logam, pakai perlahan-lahan supaya tidak menggores permukaan stainless steel. Guratan pada permukaan stainless steel akan sulit untuk di hilangkan.

Tidak boleh panasi stainless steel pada keadaan kosong karena akan memunculkan asap. Disamping itu akan memunculkan sisa warna yang susah untuk di hilangkan.

Sesudah dipakai, bersihkan dengan sabun sampai bersih, keringkan dengan lap supaya tidak memunculkan bintik air. Sepanjang perawatannya betul, perlengkapan masak stainless steel tetap tahan lama serta awet.

Maka apa stainless steel aman untuk makanan ?

Ya, sudah pasti. Stainless steel aman untuk makanan sepanjang dipakai dan dirawat dengan benar dan baik. Guratan – guratan kecil / lembut pada permukaan stainless steel lumrah karena penggunaan. Namun pikirkanlah untuk menukar perlengkapan masak stainless steel Anda, bila terjadi guratan. Agar terhindar dari kebocoran logam yang kemungkinan larut ke makanan.

 

Artikel lain yang serupa :

Sifat dan Karakteristik Stainless Steel

Tips Membedakan Stainless Steel Asli atau Tidak

Keunggulan dan Kekurangan Stainless Steel