Riam Merasap Rafting, Hadirkan Pesona Wisata nan Eksoktis

Siapa yang menyangka, terkecuali indonesia, kalimantan barat kabupaten bengkayang kecamatan tujuh belas Desa pisak mempunyai banyak destinasi wisata fantastis yang belum terjamah oleh para traveler.
Jarak tempuh menuju riam mrasap dari kota bengkayang 38 km, di perkirakan 1 jam,30 menit untuk menuju di riam merasap dengan kendaraan roda empat.
Mengulas Tanah Bengkayang tidak kalah mutlak untuk mengenal
Alam, dan air terjun.
Air Terjung Riam Merasap terdapat di Dusun Segonde, Desa Pisak, Kec. Tujuh Belas, Kab. Bengkayang. Riam Merasap mempunyai ketinggian lebih kurang 20 meter dengan lebar lebih kurang 8 meter juga dapat menikmati promo rafting murah. Dimana air terjun tersebut bersifat unik dengan mempunyai wujud curahan air yang layaknya tirai.

Namun yang tidak kalah terkenal dari wisata air terjun Riam Merasap adalah ceria legenda masyarakat Dayak Bekati yakni Legenda Riam Merasap.

Alkisah, sebelum saat dikenal sebagai Riam Merasap, di area ini hiduplah seorang pemuda yang bernama Sadukng, ia tinggal dengan neneknya disebuah rumah yang sederhana, Sadukng mempunyai tubuh yang besar layaknya raksasa, sehingga mampu melangkahi sebuah gunung. Pada suatu hari, Sadukng menjadi udah lumayan dewasa untuk berumah tangga.

Namun yang jadi pertanyaan, manusia biasa mana yang mempunyai ukuran tubuh sebesar dirinya. Di segi lain, terhadap sementara itu terdapat seorang permaisuri raja di Muara Sungai Setanggi yang bernama Salek mempunyai wajah yang rupawan. Hal tersebut memicu Sadukng jadi penasaran, apalagi mempunyai niatan untuk menunjukkan kebenarannya hingga ia menculik sang permaisuri.

Raja kemudian mengerahkan seluruh prajuritnya untuk memburu Sadukng. Ratusan prajurit dengan gunakan perahu dan bersenjatakan tombak, panah dan parang pun dikerahkan. Hingga kemudian sementara perahu Sadukng mendekati kampung, sang permaisuri tiba tiba meninggal. Kejadian tersebut memicu Sadukng jadi bingung dan terpukul. Ia kemudian menjadi sedih sebab usahanya sia sia, apalagi ia menjadi benar-benar berdosa.
Melihat prajurit kerajaan yang makin dekat, dengan kebingungan Sadukng meninggalkan permaisuri di di dalam perahu dan merubah tubuhnya jadi raksasa dengan menggenggam sebatang tebu. Hingga kemudian Sadukng menghujam batang tebu tersebut ke sungai dan jadi batu besar. Suara gemuruh pun terdengar, hingga kemudian tanah terbelah dan muncullah batu sebesar gunung. Lokasi tersebutlah yang sekarang dikenal dengan air terjun Riam Merasap.