Rasa Syukur Atas Kelahian Buah Hati

Rasa Syukur Atas Kelahian Buah HatiSetiap seseorang yang sudah berkeluarga pasti sangat menanti nantikan kelahiran seorang buah hati . Karena kelahiran buah hati adalah sebuah berkah yang  diberikan oleh Allah SWT untuk para seseorang yang sudah berkeluarga. Dengan lahirnya seorang anak  di keluarga tersebut akan membawa berkah dan melancarkan  rezeki . Dan seorang anak yang lahir merupakan suatu amanah oleh Allah SWT yang harus kita rawat, jaga, dan berikan sebuah kasih sayang agar kelak anak tersebut menjadi anak yang soleh dan solehah serta berbakti kepada kedua orang tuanya, agama nya dan selalu beribadah kepada Allah SWT.

Kemudian untuk mengucap rasa syukur atas kelahiran seorang anak ,kita bisa melakukannya dengan cara  mengadakan suatu acara sunah yang di anjurkan oleh Rasulullah SAW yaitu dengan Aqiqah . Nah ,dengan melaksanakan aqiqah itu anak anak yang lahir insyaallah kelak akan menjadi anak yang soleh dan solehah.  Selain itu  tujuan Aqiqah adalah sebagai bentuk syukur atas kelahiran bayi, yang berdasar pada hadis, “Anak tergadai dengan akikahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur rambut kepalanya,” (H.R. Tirmidzi).

Selanjutnya adalah manfaat kita sebagai seorang yang sudah berkeluarga yang meelaksanakan aqiqah ,manfaat aqiqah adalah :

A.Manfaat Melaksanakan Aqiqah

  1. Memberikan berita baik tentang kelahiran anak kepada tetangga sekaligus memberikan informasi tentang nasab anak agar tidak terjadi persangkaan buruk oleh para tetangga.
  2. Mencerminkan sikap murah hati dan dermawan yang nantinya akan menghilangkan sikap kikir, bakhil dan pelit.
  3. Mengikuti jejak Nabi Ibrahim ketika mau menyembelih anaknya yaitu Ismail namun diganti dengan domba.
  4. Merupakan wujud pengorbanan kepada Allah Swt seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim.
  5. Semoga dikabulkannya doa untuk si bayi karena orangtuanya bersedia berqurban.
  6. Melepaskan status anak yang tergadai, karena anak yang baru lahir kalau belum di aqiqahi statusnya adalah tergadai. Yang mana kalau tergadai ya harus ditebus terlebih dahulu agar bisa mendapatkan manfaatnya.
  7. Sebagai pembebas dari gangguan setan, karena bayi yang baru lahir akan senantiasa diganggu setan.
  8. Sebagai penghambat setan untuk mengganggu si bayi, sehingga bayi akan lebih terlindungi, karena setan akan berusaha untuk menjadikan si bayi menjadi pengikutnya.

 

Nah itu dia berapa  manfaat dari kita meelaksanakan aqiqah , selain  manfaat ada juga keutamaan melaksanakan aqiqah yaitu :

B.Keutamaan Melaksanakan Aqiqah

  • Mendapatkan pahala karena merupakan sunah Rosul
  • Menghilangkan kotoran dan penyakit
  • Meningkatkan ibadah kepada Allah SWT
  • Mendoakan sang bayi
  • Meningkatkan rasa social terhadap sesame muslim

Nah kita disini sudah tahu apa saja tujuan ,manfaat,dan keutamaan dari melaksanakan aqiqah. Ternyata dari tuuan sampai ke keutamaannya sangat baik  bagi kita termasuk bagi anak untuk di masa dunia dan di Akhirat. Aqiqah dilaksanakan sebagai rasa syukur kepada Allah SWT ,namun jika tidak melaksanakan tida apa apa karena hukumnya sunah yaitu sunah muakad atau bisa kita artikan sebagai wajib bagi yang mampu dan tidak diwajibkan bagi ang tidak mampu. Untuk tata cara aqiqah sendiri yaitu :Menyembelih kambing, Memasak daging, Membagikan dan Memakan sebagian daging aqiqah ,Mencukur rambut dan memberikan nama,Membacakan doa kepada Bayi yang sedang aqiqah. Untuk pemasakan daging aqiqah sebenarnya tidak usah memasak sendiri pun bisa ,jika ingin yang lebih mudah dan simple lagi kita bisa memesannya di jasa aqiqah terdekat ,disana kita bisa memilih menu Paket Aqiqah ,mulai dari kambing atau domba. Karena sekarang terkadang kita lebing menginginkan yang lebih mudah atau bisa dibilang yang praktis ,nah dengan itulah kita bisa menghemat waktu untukyang lainnya.

Kalian harus tahu seorang bayi yang lahir akan di aqiqahkan saat usia nya di uia 7 hari,14,dan 21 hari . Untuk waktunya aqiqah yang lain yaitu :

1.Hari ke-7

Kalangan Malikiyah berpendapat bahwa waktu aqiqah hanya sampai hari ke-7 pasca kelahiran. Jika hari ke-7 sudah berlalu maka ibadah aqiqah sudah tidak lagi berlaku.

2.Sampai anak usia baligh

Sedangkan Syafi’iyah, mereka membolehkan bagi orang tua melasanakan aqiqah anaknya hingga dia masuk usia baligh. Ini yang mustahabb.

Maka ketika telah masuk usia baligh, orang tua tidak lagi terbebani ibadah ini.

Akan tetapi anak itulah yang akan melaksanakan aqiqahnya sendiri jika mampu.

Demikian yang diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwa Rasulallah meng-aqiqahi dirinya sendiri ketika beliau sudah menjadi nabi.

Al-Imam an-Nawawi di dalam kitabnya Syarhu al-Muhadzab, mengatakan jika hadits tentang aqiqahnya Nabi untuk dirinya sendiri itu merupakan hadits bathil.

3.Sampai selesai masa nifas ibunya

4.Anak boleh mengaqiqahi dirinya sendiri kapan pun.

 

Itu adalah beberapa penjelasan mengenai rasa syukur terhadap Allah SWT yag bisa kalian lakukan untuk menyambut rasa syukur atas kelahiran  sang buah hati .Semoga anak anak kita akan menjadi anak yang baik soleh dan solehah ,berbakti kepada kedua orang tua dan selalu berdo’a kepada Allah SWT serta selalu dalam jalan kebenaran ,Aamiin .

 

 

 

By suyua