Selain digunakan untuk kebutuhan mendesak, hadirnya layanan kredit cepat di masa sekarang seolah bisa menjawab atau membantu berbagai kebutuhan hidup lainnya. Mulai dari untuk DP kendaraan, DP rumah, biaya sekolah, sampai biaya nikah. 

Khusus untuk biaya nikah, nggak bisa dipungkiri kalau masih banyak orang yang bertumpu pada pinjaman demi bisa mewujudkan pernikahan impian. Belum ditambah karena tuntutan lain seperti tuntutan orang tua atau rasa gengsi yang membuat pernikahan dilangsungkan dengan sebagian sumber dana dari pinjaman. Hal ini tentu tidak salah, selama pinjaman dilakukan dengan pertimbangan matang dan tanggung jawab. 

Untuk kamu yang sedang berada dalam posisi tersebut dan berminat mengambil kredit cepat sebagai solusi, sebaiknya luangkan waktu untuk berpikir lebih banyak. Sebab, kredit cepat punya plus minus yang harus kamu cermati sebelum diajukan, terlebih jika tujuannya untuk biaya nikah.

Apa aja plus minus atau kelebihan dan kekurangan kredit cepat untuk biaya nikah? Yuk, kita bahas!

 

Kelebihan kredit cepat untuk pinjaman biaya nikah

Berikut ini ada tiga kelebihan jika kredit cepat digunakan untuk pinjaman biaya nikah. 

  1. Syarat mudah dan pengajuan tanpa survei

Daya tarik utama dari kredit cepat terletak pada mudahnya pendaftaran serta proses pengajuan pinjaman. Salah satu contoh kredit cepat yang unggulan adalah Kredivo. Di mana Kredivo bisa memberikan penggunanya limit sampai dengan Rp 30 juta untuk cicilan atau pinjaman. Di Kredivo, untuk mendaftar akun dan jadi pengguna, kamu hanya perlu mengunduh aplikasinya di Google Play Store atau App Store. Kemudian, pilih daftar sebagai akun Premium. 

Jika sudah, kirim pendaftaran dan tunggu dalam 1×24 jam untuk proses approval. Tanpa survei dan tanpa ribet. Ketika sudah disetujui dan mendapat limit, kamu bisa menggunakan limit tersebut sesuai kebutuhan. Mau pay later bisa, cicilan 0% bisa, cicilan bunga rendah bisa, mau pinjaman tunai untuk biaya nikah pun bisa. Semua proses berbasis online dan bisa dilakukan dalam hitungan menit. 

  1. Pencairan secepat kilat

Rata-rata layanan kredit cepat, sesuai namanya, juga bisa mencairkan pinjaman dalam waktu sesingkat mungkin. Di Kredivo misalnya, pinjaman tunaimu bisa cair hanya dalam waktu 1 hari kerja sejak pengajuan pinjaman disetujui. Di zaman sekarang, di mana lagi bisa dapat pinjaman cepat dalam waktu 1 hari sesuai kebutuhan kalau bukan di fintech? Apalagi kalau jumlahnya cukup besar seperti untuk biaya nikah. 

  1. Tersedia pilihan kredit yang berbunga rendah dengan tenor panjang

Banyak sekali opsi kredit cepat yang legal dan terdaftar di OJK yang bisa menjadi pilihanmu untuk pinjaman biaya nikah. Setiap fintech kredit cepat, biasanya punya regulasinya masing-masing terkait bunga dan tenor pinjaman. Yang paling penting, fintech kredit cepat yang punya bunga rendah dan tenor panjang itu ada dan bukan mitos. 

Salah satunya Kredivo yang mematok suku bunga pinjaman hanya 2,6% per bulan. Kamu juga bisa memilih tenor pinjaman mulai dari 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan. Ditambah, ada biaya admin sebesar 6% dari total pinjaman yang akan dipotong di awal. 

Sebagai contoh, kalau kamu pinjam uang Rp 5 juta di Kredivo, maka biaya adminnya adalah sebesar Rp 300 ribu. Uang pinjaman yang akan kamu terima adalah sebesar Rp4.700.000 jika pengajuan disetujui. Tenor maksimal yang bisa dipilih adalah 6 bulan dengan suku bunga pinjaman 2,6% per bulannya. 

 

Kekurangan kredit cepat untuk pinjaman biaya nikah

Selain kelebihan, ada juga tiga kekurangan dari kredit cepat yang harus dipikirkan jika tujuannya untuk biaya pernikahan, yaitu: 

  1. Limit kredit biasanya tidak besar

Karena termasuk kredit cepat, tanpa survei, dan berisiko tinggi dibanding kredit dengan agunan, limit kredit yang bisa diberikan fintech kredit cepat biasanya tidak besar. Jadi, tidak bisa diandalkan jika kamu butuh pinjaman biaya nikah dalam jumlah besar misalnya puluhan juta. Terlebih, sangat tidak disarankan untuk membiayai pernikahan seluruhnya dari hasil pinjaman kalau nggak mau kondisi keuangan berantakan. Untuk tambahan perintilan yang kurang seperti dekorasi atau dokumentasi, kredit cepat bisa sangat membantu. 

  1. Beban keuangan bertambah pasca nikah

Penting untuk diingat bahwa hidup yang panjang dan sebenarnya baru akan dimulai setelah pernikahan. Jika meminjam biaya nikah dari kredit cepat, artinya beban keuanganmu dan pasangan setelah menikah sudah bertambah satu. Pertanyaannya, apakah kamu dan pasangan siap untuk melunasi cicilan tersebut? Apakah penghasilan masih cukup dan kondisi keuangan sehat? Jika tidak, maka pikirkan lagi untuk pinjam uang demi biaya nikah. Jika ya, maka kamu bisa lanjut untuk meminjam dana untuk biaya nikah asalkan sudah didiskusikan dan siap ditanggung risikonya bersama. 

  1. Berpotensi tergoda pinjam lebih dari kemampuan finansial

Saking mudahnya mendapat pinjaman dari kredit cepat, kamu bisa saja tergoda untuk meminjam uang yang melebihi kemampuan finansial. Terlebih jika ada tuntutan dari pihak lain untuk menyelenggarakan pernikahan dengan lebih besar atau mewah. Yang harusnya hanya perlu Rp 5 juta, jadi pinjam Rp 10 juta. Alhasil, cicilan bulanannya juga jadi lebih besar. 

Maka dari itulah, penting untuk menghitung dan mendiskusikan segalanya bersama calon pasangan maupun orang tua sebelum yakin mengajukan pinjaman untuk biaya nikah. Supaya hidup pasca acara pernikahan tetap berjalan lancar tanpa adanya konflik terkait uang atau pinjaman. 

 

By Drajad