Sumber: dokumen pribadi

Tak hanya kosmetik maupun pakaian saja, nyatanya produk obat-obatan juga banyak dipalsukan. Khususnya adalah produk obat-obatan yang berasal dari luar negeri atau impor. Sebut saja diantaranya adalah Pientzehuang, siapa yang tidak kenal dengan obat herbal yang satu ini. Apalagi pada dasarnya ia termasuk obat populer yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Namun masih banyak digunakan oleh masyarakat sampai saat ini. Makin sulit untuk menjumpai Pientzehuang asli di pasaran. Karena banyaknya oknum yang memalsukan produk tersebut.

 

Obat yang satu ini dikenal bagus untuk memelihara kesehatan hati, juga mengatasi beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi pada tubuh Anda. Mengingat harga produk Pientzehuang asli yang mahal, tak heran jika seandainya banyak yang kemudian memalsukannya. Konsumen juga mudah tergiur dengan harga yang murah. Namun sebenarnya Anda sendiri tetap bisa menghindari hal tersebut, diantaranya adalah dengan mengikuti beberapa tips dalam membelinya berikut ini, yaitu:

 

  1. Selalu pastikan produk Pien Tze Huang yang Anda beli terdapat logo SSA karena PT Saras Subur Abadi merupakan satu-satunya importir resmi Pien Tze Huang di Indonesia.
  2. Selalu minta kemasan asli produk, pastikan juga di dalam pembelian obat yang satu ini Anda juga meminta kemasan aslinya, karena dari kemasan inilah bisa dengan mudah mengecek apakah produk yang digunakan tersebut memang benar-benar asli ataukah tidak.
  3. Jangan mudah tergiur dengan tawaran harga murah, karena dari pabrikan yang menjualnya sendiri sudah mahal, mengingat bahan yang digunakan juga langka, sehingga tak heran jika harga jualnya juga relatif mahal. Sehingga jika ada yang menjual dengan harga murah di bawah pasaran maka sebaiknya Anda jangan tergiur atau mudah percaya.

Pientzehuang asli ini dijual ke Indonesia lewat importir resminya, apa lagi jika bukan PT. Saras Subur Abadi. Sehingga produk yang asli selalu dilengkapi dengan stiker dari SSA ini, tak perlu khawatir karena di Indonesia juga sudah mendapatkan izin edar dari BPOM.

 

 

 

By faisol