Pengertian Font

Font adalah desain untuk kumpulan karakter. Font adalah kombinasi font dan properti lain seperti ukuran, nada, dan spasi. Misalnya Times Roman adalah font yang mendefinisikan bentuk setiap karakter.

Ada banyak font yang dapat dipilih di Times Roman – ukuran berbeda, miring, tebal, dll.

Tinggi karakter dalam font diukur dalam poin, dengan setiap poin kira-kira 1/72 inci. Lebar diukur dengan tinggi nada, yaitu berapa banyak karakter yang muat dalam satu inci. Nilai pitch tipikal adalah 10 dan 12. Sebuah font disebut pitch tetap jika setiap karakter memiliki lebar yang sama. Jika lebarnya bervariasi tergantung pada bentuk karakter, itu disebut font proporsional.

Ada banyak font yang dapat dipilih di sebagian besar aplikasi yang mendukung teks. Printer laser, inkjet dan dot matrix menawarkan pilihan font terbesar. Printer ini mendukung font tetap tertentu. Namun, Anda dapat memperluas koleksi ini dengan mengunduh font yang berbeda dari perangkat lunak (perangkat lunak font) atau dari kartrid font.

Komputer dan perangkat menggunakan dua metode untuk merepresentasikan font. Dalam font yang mudah dipetakan, setiap karakter diwakili oleh susunan titik. Untuk mencetak karakter bitmap, printer hanya mencari representasi dari karakter bitmap yang disimpan di memori dan mencetak titik yang sesuai. Font yang berbeda memerlukan bitmap yang berbeda meskipun font tersebut sama.

Metode lain menggunakan sistem grafik vektor untuk menentukan font. Dalam sistem grafik vektor, bentuk atau garis besar setiap karakter ditentukan secara geometris.

Font dapat ditampilkan dalam berbagai ukuran, jadi satu deskripsi font sebenarnya mewakili berbagai font. Inilah sebabnya mengapa font vektor disebut font yang dapat diskalakan – ukurannya bisa berapa saja (penskalaan).

Istilah lain untuk font vektor adalah font berorientasi objek atau garis besar. Sistem penulisan skalabel yang paling umum digunakan adalah PostScript dan TrueType.

Selain skalabilitas font vektor, manfaat besar lainnya dari font yang dipetakan adalah mereka menggunakan alat resolusi tinggi. Font yang mudah dipetakan terlihat hampir sama baik dicetak pada printer 300d atau printer 1.200dpi. Semakin tinggi resolusinya, semakin baik tampilan vektor font.

Terlepas dari kelebihan font vektor, font bitmap masih banyak digunakan. Salah satu alasannya adalah font vektor kecil mungkin muncul pada perangkat resolusi rendah seperti layar komputer. Layar monitor (yang memiliki resolusi lebih rendah dibandingkan dengan printer laser) tidak terlihat terlalu bagus.

Karena alasan ini, banyak sistem komputer menggunakan font yang dipetakan dengan mudah untuk tampilan di layar. Ini terkadang disebut font layar. Selain itu, beberapa ahli di bidangnya lebih suka menggunakan font yang dicitrakan pada printer resolusi tinggi karena karakternya dapat disesuaikan dengan perangkat pencetakan.

Kerugian tambahan dari font vektor adalah setiap karakter harus dibuat secara individual. Ini adalah proses komputasi intensif yang membutuhkan mikroprosesor yang kuat untuk menerima dengan cepat.

Apakah Anda membutuhkan jasa huruf timbul dengan harga murah? Jika iya, bisa kunjungi https://veyrontadv.com/services/huruf-timbul saja disana hasilnya berkualitas.