Rumus Ep

Pahami Bermacam Tipe Energi Potensial dan Rumus-rumusnya

Rumus Ep

JadiJuara – Pada ulasan kesempatan ini akan ngejelasin mengenai energi yang berada di fisika. Energi dalam fisika terbagi dalam banyak tipe dimulai dari energi kinetik sampai panas. Pada ulasan kesempatan ini akan ngejelasin mengenai energi prospektif dimulai dari pemahaman, dimensinya, sampai beberapa jenis energi di kehidupan setiap hari.

Pemahaman Energi Potensial

Pada ulasan pertama akan ngejelasin mengenai pemahaman dari energi ini. Di kehidupan setiap hari tentu kamu sering kali melihat banyak benda bergerak, tetapi pernah tidak kamu membayangkan kalau satu benda yang diam punyai energi? Saat benda pada keadaan diam, benda itu masih mempunyai energi.

Dalam fisika, energi diam ini dikenali bernama energi prospektif karena energi ini dikuasain sekali oleh posisi atau status benda. Sepanjang benda itu punyai massa, tentu benda itu akan simpan atau mempunyai energi terselinap. Energi ini dipisah jadi tiga tipe yakni energi listrik, gravitasi, dan pegas dan unit internasional yang umumnya digunain ialah Joule (J).

Dimensi Energi Potensial

Pada ulasan kesempatan ini akan jelasin dimensi dari energi. Dimensi dibikin berdasar unit dari tipe besaran. Dimensi ini akan kita bikin dari ngubah dimensi pada besaran dasar dan besaran turunan. Pada ulasan ini unit yang digunain ialah Joule (J). Joule kalau kita pecah akan terbagi dalam massa, pemercepatan gravitasi, dan ketinggian.

Di sini kalian dapat melihat kalau unit Joule ada besaran dasar dan besaran turunan. Rumus untuk energi ini berikut di bawah ini.

Ep = m x g x h

Karena rumus ep yang digunain di atas, akan ngubah rumus itu jadi unit besaran yang berdimensi dengan Ep akan ganti jadi Joule, massa akan ganti jadi kg, pemercepatan gravitasi akan ganti jadi m/s2, dan ketinggian akan jadi mtr. hingga ke wujud kesamaan berikut di bawah ini.

Joule = kg x m/s2 x m

Kita akan ganti dimensi kesamaan di atas sesuai ketetapan dimensi pada unit internasional berikut di bawah ini.

Massa → kg → [M]

Panjang → Mtr. → [L]

Waktu → sekon → [T]

Hingga wujud dimensi dari Ep berikut di bawah ini.

Joule = [M][L]2[T]-2

Tipe Energi Potensial

Sama seperti yang telah dijelasin awalnya kalau sebuah benda akan mempunyai energi didalamnya sepanjang terkait dengan posisi atau status. Sebuah benda akan langsung mempunyai 3 nilai energi yakni energi listrik, gravitasi, dan pegas tetapi tergantung pada posisi dan keadaan dan lingkungan dari benda.

Pada ulasan kesempatan ini akan ngejelasin 3 tipe dari Ep yang ada dalam kehidupan setiap hari dan dengan rumus yang digunain.

Energi Potensial Listrik

Ulasan pertama yang akan jelasin ialah energi listrik. Energi listrik kebentuk karena ada partikel bermuatan yang bergerak dari kutub positif ke negatif pada suatu medan listrik. Gerakan ini akan ngebikin medan listrik ngeluarin style dan kerja ke partikel hingga tercipta energi listrik.

Energi listrik terkait sekali dengan hukum coulomb dan hukum newton. Ada landasan partikel bermuatan yang sama-sama bergerak, Energi listrik yang kebentuk karena jarak tertentu hingga rumus energi listrik ditulis berikut di bawah ini.

Info:

Ep ialah energi listrik yang terjadi (J)
k ialah konstanta listrik yang dipakai (9 x 109Nm2/C2)
Q1 ialah muatan partikel pertama (C)
Q2 ialah muatan partikel ke-2 (C)
Implementasi dari energi listrik ialah lampu rumah. Saat kalian belum ngidupin sakelar rumah, kalian tidak akan melihat lampu rumahmu hidup karena tidak ada partikel bermuatan yang dilepaskan ke arah lampu. Saat kalian ngidupin sakelar, partikel bermuatan yang dari PLN akan ke arah lampu rumahmu dan lampu rumahmu akan berpijar.

Energi Potensial Gravitasi

Ulasan ke-2 yang jelasin ialah energi gravitasi. Energi gravitasi ini terkait sekali dengan style gravitasi yang terjadi. Energi gravitasi ini disebabin karena satu benda beralih status dari kondisi sebelumnya karena dampak style gravitasi. Contoh simpel saat kalian jatuhin barang dari ketinggian tertentu dan terjadi energi gravitasi.

Energi gravitasi ini dikuasain oleh banyak hal tidak hanya style gravitasi tetapi juga massa dan ketinggian benda. Style gravitasi yang punya pengaruh pada benda dilambangkan dengan pemercepatan gravitasi. Hingga rumus energi gravitasi ini dapat kalian simak di bawah ini.

Ep = m x g x h

Info:

Ep ialah energi gravitasi yang terjadi pada benda (J)
m ialah massa benda yang mempunyai Ep (kg)
g ialah pemercepatan gravitasi yang bekerja dan mempunyai nilai di antara 9,8 m/s2atau 10 m/s2
h ialah ketinggian dari satu benda (meter)
Implementasi energi gravitasi ini di kehidupan setiap hari seperti bawa bola atau benda berat turun dengan dijatuhkan atau memakai kemiringan tertentu. Karena ada style gravitasi yang terjadi benda akan turun sesuai lajur atau trek yang telah ditentuin.

Energi Potensial Pegas

Ulasan paling akhir yang jelasin ialah energi pegas. Seperti namanya yakni energi pegas, energi ini terkait sekali dengan pegas. Jadi energi pegas terjadi saat kalian usaha mendesak atau ngerenggangin satu pegas. Energi yang dibutuhin buat mendesak dan renggangkan pegas ialah energi pegas.

Karena energi ini usaha mengganti panjang pegas hingga rumus yang digunain terkait dengan pengubahan status pegas hingga rumus yang digunain adalah penyatuan dari hukum hooke. Jadi rumus energi pegas dapat kalian simak berikut di bawah ini.

Info:

Ep ialah energi pegas yang terjadi atau diperlukan (J)
k ialah konstanta pegas yang dipakai (N/m)
x ialah pengubahan status pegas (m)

Implementasi energi pegas di kehidupan setiap hari seperti ngukur beban yang dapat ditahan oleh sebuah pegas. Energi pegas ini bisa membantu untuk nentuin pengubahan panjang pegas hingga dapat perkiraan beban yang dapat ditahan.

Belajar materi ini akan membantu kamu dalam nyelesain masalah yang terkait dengan energi. Makin belajar banyak materi ini, kamu akan makin jago dalam pahami tiap masalah dan langkah penuntasannya yang tepat.