Modus penipuan gestun (gesek tunai) awalannya nampak lewat praktek penyalahgunaan kartu kredit. Namun kini makin lama marak bermunculan penipuan Gestun Online Terpercaya  berkedok pay later atau kredit online yang dilaksanakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Korbannya pun tidak cuma penduduk di kota besar saja, modus penipuan gestun apalagi udah merambah sampai ke desa-desa. Kebanyakan korban mengaku tergiur bersama dengan sistem yang ringan dan cepat dan juga besaran limit yang sanggup dicairkan.

Uniknya, tak cuma pemilik kartu kredit saja yang menjadi korban, mereka yang tidak punya kartu kreditpun sanggup tertipu janji manis dari modus penipuan gestun. Agar terhindar dari jebakan berkedok penipuan gestun, perhatikan beberapa ciri praktek gestun yang berbahaya selanjutnya ini:

 

Ciri-ciri praktek gestun berbahaya

Berikut ini beberapa beberapa ciri praktek gestun yang berbahaya.

 

1. Cashback besar bersama dengan harga lebih murah

Faktanya orang ringan tergiur bersama dengan cashback atau harga lebih tidak mahal yang dijanjikan oleh agen tertentu.

Kebanyakan modus penipuan gestun style ini tawarkan jasa Pay Later atau cicilan online dari travel agent layaknya Traveloka. Padahal Traveloka sendiri tidak pernah bekerjasama bersama dengan agen perjalanan tersebut.

Praktiknya pelaku bakal mengaku sebagai pemilik agen perjalanan dan menelepon pemilik kartu kredit untuk tawarkan cashback atau voucher.

Biasanya kamu bakal ditawari untuk membeli tiket pesawat atau berbelanja bersama dengan harga terlampau murah. Jika kamu mengiyakan tawaran tersebut, pelaku bakal terasa menanyakan data-data perlu seputar kartu kreditmu dan menyalahgunakannya.

Akhirnya, kamu serupa sekali tidak memperoleh cashback atau keuntungan membeli bersama dengan harga lebih tidak mahal melainkan tambah terjebak hutang untuk suatu hal yang tidak pernah kamu miliki.

 

2. Kredit besar secara instan

Banyak sekali orang tertipu karena tergiur jasa gestun yang sanggup memberikan kredit besar tanpa limit secara instan. Oleh karena itu, banyak pula oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakan ini sebagai modus penipuan gestun.

Bagi korban yang berada di dalam keadaan kepepet dan butuh dana fresh di dalam pas cepat tentu bakal terlampau ringan masuk ke perangkap modus penipuan gestun yang satu ini.

Pasalnya untuk memperoleh kredit besar dari lembaga keuangan formal sesungguhnya butuh sistem yang cukup memakan waktu.

Praktiknya, pelaku bakal tawarkan diri sebagai pihak ketiga atau perantara antara korban bersama dengan lembaga keuangan yang memberikan pinjaman.

Ketika kamu udah menyerahkan sistem ini ke pihak ketiga artinya data-data pribadimu sanggup diketahui orang selanjutnya yang bukan tidak bisa saja bakal menyalahgunakannya.

 

3. Pembuatan kartu kredit online

Proses pembuatan kartu kredit secara formal sanggup dibilang cukup rumit dan butuh pas sampai beberapa hari. Calon pemilik kartu kredit diharuskan melengkapi dokumen khusus dan sabar menunggu sampai pihak bank menyetujui penerbitan kartu kredit.

Modus penipuan gestun menggunakan celah ini bersama dengan tawarkan jasa pembuatan kartu kredit secara online secara ringan dan cepat. Kamu apalagi tak wajib bertatap muka dan cukup melengkapi data-data yang diperlukan via telepon saja.

Pada akhirnya bukan kartu kredit yang kamu dapatkan namun justru knowledge dirimu yang disalahgunakan.

Beberapa bank kini termasuk menyediakan jasa pembuatan kartu kredit online, namun wajib diperhatikan kalau di dalam sistem pembuatan kartu kredit yang formal kamu bakal d

iminta untuk lakukan video call sebagai cara verifikasi dan tatap muka untuk penandatangan dokumen.

 

4. Meminta knowledge perlu yang harusnya dirahasiakan

Dari beberapa modus penipuan gestun yang disebutkan sebelumnya, selalu tersedia fase dimana pelaku bakal menghendaki knowledge khusus yang harusnya dirahasiakan. Kesannya hal ini dilaksanakan untuk menunjukkan kalau mereka sanggup dipercaya.

Jika kamu dihubungi oleh pihak khusus yang menghendaki knowledge khusus ini, kamu patut curiga. Sebab tidak satupun lembaga keuangan formal dan terpercaya lakukan tindakan ini kepada nasabahnya.

Adapun data-data rahasia yang kebanyakan diminta oleh pelaku penipuan gestun antara lain:

Indentifikasi knowledge diri
Kata sandi atau kode OTP
konfirmasi untuk aplikasi pinjaman
konfirmasi perubahan kata sandi
Konfirmasi pembelian barang yang tidak kamu lakukan

Biasanya, knowledge yang kamu berikan bakal disalahgunakan. Sehingga tak heran kalau sehabis memberikan knowledge selanjutnya nampak tagihan kredit online bersama dengan kuantitas transaksi besar atas nama kamu padahal kamu sendiri tidak pernah melakukannya.

Sebab pelaku penipuan sanggup saja lakukan transaksi untuk kepentingan pribadinya tanpa diketahui oleh korban karena udah mengantongi data-data perlu yang dibutuhkan.

 

5. Mengandalkan testimoni terpercaya

Untuk memberi kesan pada korban kalau agen gestun ini terpercaya, kebanyakan mereka bakal mengandalkan testimoni dari pelanggan. Padahal testimoni ini palsu dan berasal dari orang-orang yang terlibat atau berada di dalam lingkup mereka.

Pastikan kamu selalu lakukan penelusuran mendalam. Kenali modus-modus penipuan gestun dan lakukan konfirmasi berulang. Ingat, apapun kedoknya dan bagaimanapun caranya, gestun merupakan tindakan ilegal yang tidak dibenarkan untuk dilakukan.

By toha