Macam-Macam Protein Nabati untuk Anak

Macam-Macam Protein Nabati untuk Anak

Saat ini, tidak sedikit orang yang beralih dari konsumsi daging ke tumbuh-tumbuhan dengan berbagai alasan seperti mengurangi risiko penyakit jantung, vegan, menghindari obesitas, dan lain-lain. Padahal, daging merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk tubuh. Lalu, apakah tumbuh-tumbuhan memiliki protein yang sama? Ternyata ada beberapa macam macam protein nabati yang tak kalah bagusnya dengan protein hewani. Apa saja itu?

Sumber Protein Nabati yang Tak Kalah Baik dari Protein Hewani

  1. Tahu

Anda tentu tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Tahu tergolong makanan yang memiliki kadar kalori yang rendah, yakni hanya 70 kkal. Untuk mengolahnya juga tidak terlalu sulit. Bahkan, kini sudah ada banyak sekali menu-menu kreatif dengan bahan dasar tahu, dari mulai dijadikan camilan maupun sebagai lauk makan. Dengan olahan yang tepat, anak akan senang memakannya.

  1. Tempe

Masih berasal dari tumbuhan yang sama, yakni kacang kedelai. Makanan ini adalah tempe. Tempe merupakan fermentasi dari kacang kedelai yang digemari oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia dari berbagai usia. Dalam setiap 100 gram tempe, setidaknya terkandung 20,8 gram protein dan 201 kkal energi, sangat baik untuk dikonsumsi anak guna memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

  1. Edamame

Konon, makanan dengan bahan kedelai merupakan sumber protein nabati yang paling tinggi. Selain tahu dan tempe, edamame atau kedelai Jepang juga memiliki kandungan protein yang sangat baik. Edamame memiliki kandungan protein, lipid, karbohidrat, serat, kalsium, dan fosfor. Untuk mengolahnya juga tidak terlalu sulit. Anda cukup merebusnya atau menumis dengan sayuran yang lain.

  1. Bayam

Bayam memang tidak memiliki kandungan protein sebanyak bahan-bahan sebelumnya. Meski begitu, kandungan proteinnya tetap bagus untuk tubuh anak, apalagi masih terdapat kandungan-kandungan lainnya seperti serat, vitamin A, vitamin C, kalsium, dan zat besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Bayam juga memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung.

  1. Brokoli

Selanjutnya adalah brokoli. Di dalam setiap 100 gram brokoli mengandung 2 gram protein, 67 mcg fosfor, 108 mcg folat, 31% vitamin A, dan 40 mg kalsium. Kandungan ini tentu sangat baik untuk kebutuhan gizi anak. Selain itu, brokoli juga memiliki kandungan sulforaphane yang merupakan senyawa anti kanker. Untuk mengolahnya, cukup rebus brokoli beberapa saat dan langsung bisa disajikan atau dimasak dengan sayuran yang lain.

  1. Kentang

Sumber protein nabati yang terakhir adalah kentang. Meski lebih terkenal sebagai sumber karbohidrat, namun kandungan proteinnya juga sangat baik. Di dalam setiap 150 gram kentang terdapat sekitar 4 gram protein.

Itulah beberapa sumber protein nabati yang sangat direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Membiasakan anak untuk tidak selalu mengonsumsi daging adalah hal yang baik karena memang harus diseimbangkan antara konsumsi daging dan tumbuh-tumbuhan. Dengan begitu, risiko-risiko penyakit berbahaya karena terlalu banyak mengonsumsi daging bisa diminimalkan.