Free Fire vs PUBG

PUBG Mobile vs Free Fire: Mana Yang Duluan? Lebih Original? | SPIN

Perdebatan siapa yang terbaik di antara Free Fire dan PUBG memang seringkali kita dengar di kalangan gamer. Nyatanya game Free Fire sebenarnya dirilis terlebih dahulu dibanding PUBG. Ini tentunya sedikit mengejutkan, karena selama ini banyak orang yang mengira bahwa PUBG hadir terlebih dulu sebelum Free Fire. Free Fire dirilis secara resmi pada 30 September 2017. Sedangkan, PUBG baru diluncurkan pada Februari 2018. Namun beberapa game Free Fire ini baru mendapatkan perhatian dari sejumlah gamers yang perangkat smartphonenya tidak mendukung game PUBG. Dari situlah, Free Fire sedikit demi sedikit mulai menyusul popularitas PUBG.

Meski sama-sama bergenre Battle Royale, game eSports PUBG Mobile dan Free Fire memiliki perbedaan walaupun keduanya sama sama memiliki pengguna yang banyak. Berikut ini 5 Perbedaan game Free Fire vs PUBG.

Realistis

Berdasarkan hasil voting para pemain bahwa suara senjata di PUBG Mobile lebih realistis dibandingkan game Free Fire. PUBG juga dikenal dengan grafisnya yang realistis, sedangkan Free Fire terkenal dengan visualisasi yang lebih banyak di sisi animasi.

Hal ini menjadi pembeda yang mendasar di antara kedua game Battle Royale tersebut. Selera dikembalikan kepada masing-masing pemain, bermanlah pada game tersebut jika dirasa cocok baik itu secara grafis maupun spek hp..

Peta

PUBG memiliki jumlah dan luas lebih besar dibanding Free Fire. Map PUBG terdiri dari Erangel, Miramar, Sanhok, Vikendi, dan yang paling terbaru adalah Livik. Para pemain game ini akan disuguhkan dengan banyak pilihan untuk bermain di peta mana saja.

Sedangkan game Free Fire hanya memiliki tiga map saja, yaitu Kalahari, Bermuda, dan Purgatory. Peta di game ini memiliki ukuran cukup lebar, tapi tidak membutuhkan waktu lebih lama dibanding PUBG.

Jumlah Download

Dalam hal ini PUBG Mobile mendapatkan jumlah unduhan terbanyak dibandingkan Free Fire. Hal ini tidak terlepas dari selera para player akan realistis pada game tersebut. Mungkin sebagian besar para pemainnya berada pada usia kisaran remaja sampai dewasa yang mana mereka sangat peduli realistis dalam game.

Jumlah Pemain

PUBG memerlukan 100 orang untuk memainkan satu permainan. Berbeda dengan Free Fire yang hanya menggunakan setengahnya yaitu 50 orang saja. PUBG memerlukan strategi yang lebih matang untuk bisa menghabisi 100 pemain agar menjadi yang paling terakhir dan mendapatkan Chicken Dinner. Sementara Free Fire tidak perlu membutuhkan waktu yang lama dalam memenangi satu pertandingan.

Karakter di dalam Game

Free Fire dikenal dengan berbagai macam karakter yang ditawarkannya kepada pemain. Masing-masing dari 27 karakter memiliki kemampuan unik sehingga permainan makin bervariasi. Sedangkan PUBG tidak memiliki karakter seperti itu. Hanya karakter standar yang penampilannya dapat dicustomisasi oleh pemain sesuai pilihan mereka.

Pintu

Hampir semua bangunan pada game Free Fire tidak terdapat pintu sehingga memudahkan pemain memasuki area bangunan untuk bersembunyi atau mengintai musuh. Hal ini cukup membuat penasaran para pemain mengapa game ini tidak dipasang pintu pada setiap bangunan sampai sampai dijadikan candaan para gamer. Ternyata tidak adanya pintu di Free Fire memiliki alasan bahwa Garena ingin agar game ini dapat dimainkan semua kalangan, baik mereka yang memiliki smartphone gaming canggih hingga perangkat smartphone dengan spesifikasi minim sekalipun. Adanya pintu dapat mengakibatkan rendering grafis menjadi lebih berat. Hal tersebut tentu dapat mengakibatkan penurunan kualitas grafik saat game tersebut dimainkan di perangkat smartphone low end.

Itulah perbedaan game Free Fire vs PUBG, pilihan ada pada masing masing. Pada dasarnya game hanyalah hiburan semata jangan dibuat pusing oleh hal-hal tersebut.