Beberapa jamur yang kerap dikonsumsi

Beberapa jamur yang kerap dikonsumsi – Cendawan atau jamur merupakan salah satu jenis tumbuhan yang tidak memiliki klorofil atau zat hijau daun (pigmen warna) sehingga bersifat heterotrof. Cara berkembang biak tumbuhan satu ini juga terbilang unik, dimana jamur bisa melakukan membelah diri dan menyebarkan spora ketempat lain melalui hewan maupun angin.

Diketahui ada sekitar 1 juta lebih spesies jamur yang tersebar diseluruh penjuru dunia, dan diantaranya ada yang bisa dimakan dan tidak. Selain itu tumbuhan jamur juga penting dalam menjaga ekosistem lingkungan, perananya dapat menjadi sumber makanan mahluk hidup, pertumbuhan mikro organisme danĀ keberlangsungan antar simbiosis.

Disamping itu jamur juga bisa menjadi bahan pangan yang lezat sekaligus bergizi untuk tubuh. Maka dari itu, yuk ketahui jenis-jenis jamur yang bisa dikonsumsi dan aman bagi manusia. Berikut diantaranya :

Jamur kuping

Jamur kuping merupakan jenis jamur berbentuk tipis dan kenyal, warnanya cokelat dan teksturnya basah. Rasanya lembut dan gurih, cocok diolah bersama sayur sop atau sayuran berkuah lainnya. Jamur kuping mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya dapat mengatasi panas dalam, menurunkan tekanan darah tinggi, dan penyumbatan pembuluh darah.

Jamur shiitake

Shiitakes adalah jamur terkenal yang telah lama dibudidayakan dan digunakan di Cina dan negara-negara Asia Timur lainnya, tetapi belakangan ini menjadi makanan pokok di dapur Barat. Jamur besar berwarna coklat ini memiliki rasa umami dan, saat dimasak, akan menghasilkan tekstur yang menyenangkan dan lembut. Batangnya sering dibuang karena konsistensinya lebih keras, tetapi, jika dimasak lebih lama dari tutupnya, akan menghasilkan tekstur kenyal yang bagus.

Jamur Slippery Jack

Jamur Slippery Jack adalah varietas bolete biasanya ditemukan di hutan pinus dan terkenal karena tutupnya yang lengket atau lapisan lendir yang licin. Ini adalah jamur tebal dan berdaging, tetapi dianggap oleh sebagian besar lebih rendah dari jenis bolet lain yang sering ditemukan tumbuh di daerah yang sama. Orang Slovakia, bagaimanapun, masih menganggap jamur liar ini hadiah dan menggunakannya dalam sejumlah hidangan tradisional.

Jamur Jerami

Jamur abu-abu berbentuk telur ini diberi nama sesuai bahan tempat mereka dibudidayakan. Jamur jerami sangat populer dalam masakan Asia dan sering dijual segar di negara-negara Timur. Ketika dijual di barat, mereka kemungkinan besar akan dikalengkan atau dikeringkan. Teksturnya licin saat dimasak dan rasa yang sangat lembut.

Jamur Kayu Blewit

Jamur Wood Blewit adalah varietas besar dengan tutup lebar yang berasal dari Eropa dan Amerika Utara. Meskipun dibudidayakan di banyak negara Eropa, masih ada pertanyaan tentang kelayakannya untuk dimakan. Tidak jarang orang mengalami reaksi alergi terhadap jamur ini saat dimakan mentah. Tetapi bahkan saat dimasak, beberapa orang yang sangat sensitif mungkin bereaksi terhadapnya.

Jamur tiram

Jamur tiram memiliki bentuk lebar, berwarna putih, bergerombol seperti payung, dan menyerupai cangkang tiram. Selain dimasak sebagai sayur, jamur tiram juga kerap digoreng dengan tepung menjadi jamur krispi yang renyah dan gurih.

Jamur Merang

jamur yang bisa dimakan, Jamur merang memiliki bentuk bulat telur, cita raasanya enak dan gurih. Jamur ini dapat diolah menjadi beragam masakan, seperti orak arik atau tumisan. Kandungan proteinnya cukup tinggi sekitar 3,2 gram protein per 100 gram jamur.